Langsung ke konten utama

Pertumbuhan dan perkembangan manusia








Setelah peristiwa fertilisasi, zygote akan berkembang menjadi embrio yang sempurna dan embrio akan tertanam pada dinding uterus ibu. Hal ini terjadi masa 6 – 12 hari setelah proses  fertilisasi. Sel-sel embrio yang sedang tumbuh mulai memproduksi hormon yang disebut dengan hcg atau human chorionic gonadotropin, yaitu bahan yang terdeteksi oleh kebanyakan tes kehamilan.

 

Tahapan perkembangan pada masa embrio

ü   Bulan pertama        : sudah terbentuk organ-organ tubuh yang penting seperti jantung yang berbentuk pipa, sistem saraf pusat (otak yang berupa gumpalan darah) serta kulit. Embrio berukuran 0,6 cm.

ü   Bulan kedua             : tangan dan kaki sudah terbentuk, alat kelamin bagian dalam, tulang rawan (cartilago).  Embrio berukuran 4 cm.

ü   Bulan ketiga             : seluruh organ tubuh sudah lengkap terbentuk, termasuk organ kelamin luar. Panjang embrio mencapai 7 cm dengan berat 20 gram.

ü   Bulan keempat  : sudah disebut dengan janin dan janin mulai bergerak aktif. Janin mencapai berat 100 gram dengan panjang 14 cm.

ü   Bulan kelima           : janin akan lebih aktif bergerak, dapat memberikan respon terhadap suara keras dan  menendang. Alat kelamin janin sudah lebih nyata dan akan terlihat bila dilakukan usg (ultra sonographi).

ü   Bulan keenam         : janin sudah dapat bergerak lebih bebas dengan memutarkan badan (posisi)

ü   Bulan ketujuh          : janin bergerak dengan posisi kepala ke arah liang vagina.

ü   Bulan kedelapan : janin semakin aktif bergerak dan menendang. Berat dan panjang janin semakin bertambah, seperti panjang 35-40 cm dan berat 2500 – 3000 gram.

ü   Bulan kesembilan : posisi kepala janin sudah menghadap liang vagina. Bayi siap untuk dilahirkan. 

Contohnya :

Kelahiran tidak akan terbentuk kalau tidak ada pertemuan antara sel sperma dengan sel  ovum. Seorang anak lahir didunia tanpa ia mengetahui apapun. Kemudian berangsur-angsur ia mengetahui sesuatu karena kebiasaan yang lama. Seperti mengucapkan kata-kata, meniru kelakuan, atau hal lain yang bersangkutan dengan kehidupan, perkembangan mental menjadi bertambah dan pertumbuhan  fisik juga akan berkembang karena waktu.

 

2.      Pertumbuhan dan perkembangan manusia memiliki pola tertentu

Manusia memiliki pola hidup yang berbeda-beda, pola yang terjadi adalah bahwa setip individu tumbuh dalam keadaan yang lemah kemudian menuju pada keadaan yang kuat kemudian kembali lagi melemah, dengan kata lain pertumbuhan dan perkembangan itu sesuai dengan hukum alam yang berubah dari kenaikan ke penurunan kemudian kembali lagi ke penurunan. Ada juga pola yang  lain seperti pengasuhan pada anak kembar , keduanya lahir dalam keadaan sama tetapi jika berbeda dalam mengasuh maka akan terjadi perbedaan walaupun secara gender sama.

Contohnya :

Disuatu kota ada 2 bayi  kembar yang lahir ,kemudian karena orang tuanya bercerai maka kedua bayi  diasuh oleh pasangan yang berpisah tersebut. Sehingga pola yang dilakukan atau lingkungannya berbeda, yang diasuh ibunya berada dilingkungan yang sangat menjunjung tinggi kebaikan, tetapi untuk bayi yang diasuh oleh ayahnya berada dilingkungan yang kumuh dan tidak terurus, oleh karena itulah kedua bayi tersebut memiliki pertumbuhan fisik dan perkembangan mental yang berbeda.

 

3.      Perkembangan manusia adalah system kumulatif dan simultan

a.       Bersifat kumulatif

Ialah setiap perkembangan baru yang dialami oleh individu merupakan penamabahan dari perkembangan sebelumnya. Al-qur’an menjelaskan secara detail tentang pertumbuhan dan perkembangan manusia, akan terlihat bahwa al-qur’an menyatakan postulat bahwa perkembangan mansuia bersifat kumulatif.

 

Contohnya :

Anak bayi mempunyai  tulang yang lemah dan tidak dapt digunakan untuk berjalan maupun meraih sesuatu, tetapi dengan jangka waktu yang  lama, menjadikan tulang itu kuat karena zat besi yang diperoleh melalui makanan pokok yang di konsumsi. Sehingga lambat laun menjadikan kesempurnaan dalam kekuatan  tulang  sehingga ia dapat melakukan sesuatu yang dikehendaki  terlihat bahwa penjelasan tadi menyatakan  bahwa perkembangan mansuia bersifat kumulatif.

 

b.       Bersifat simultan

Ialah segala aspek pada tubuh yang tumbuh untuk mencapai kematangan, yang meliputi fisik dan mental, yang berkembang bersama tumbuhnya perkembangan sosial, emosional, dan moral.

 Contohnya :

­­­­­­­Pengucapan kata-kata pada saat masih balita merupakan pengucapan yang belum matang, ia hanya mengatakan huruf a sebagai dasar bicara. Karena peralatan tubuh masih baru dan perlu latihan dengan menunggu berkembangnya  usia.

 

4.      Pertumbuhan dan perkembangan manusia melampaui keberadaan fenomena dunia

Ialah kejadian yang tidak akan dimengerti oleh akal manusia kalau manusia itu pasti melampaui keberadaan fenomena dunia, manusia akan mengalami transformasi dalam kehidupan, dalam alquran menjelaskan semua kehidupan yang menyangkut dengan pertumbuhan dan perkembangan sampai yang berhubungan dengan bahwa makhluk yang hidup pasti akan mengalami kematian.

 

Contonya :                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                

Seorang ahli psikologi hanya mampu menyajikan teory yang hanya berhubungan dengan duniawi, tetapi dalam al-qur’an mengkaji kehidupan sampai permanent manusia jelas disaat transformasinya nanti pasti kelak akan mendapatkan kenikmatan dan siksaan.

 

5.      Pertumbuhan dan perkembangan manusia melewati periode kritis dan sensitive

Ialah pertumbuhan dan perkembangan yang membutuhkan perawatan yang sangat hati-hati pada saat terbentuknya manusia dari gabungan sel sperma dan ovum.

 

Contohnya :

Pada saat pembentukan embrio dan berusia 40 hari merupakan proses yang sangat  rentan sekali terhadap apapun hingga orang tua kita berupaya melindungi yang terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan kita. Dapat tercermin bahwa pembentukan embrio merupakan proses yang krits pada kehidupan, pada saat kelahiran orang tua kita memanjatkan doa agar kita selamat, ini bukti bahwa ada sensitifitas pada perkembangan yang kritis.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

STYLE GAMBUS KORG - GRATIS // iZZULARAB Official // 2020

Weird Genius - Lathi (Ft. Sara Fajira) Umar iZZULARAB Cover

Tobat Layalina - (طبت ليالينا ) Umar iZZULARAB